Warga Jember Desak Pembuatan KTP Massal

Menurut warga Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Pak Yudi, layanan KTP massal sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama masyarakat di wilayah pinggiran. Apalagi masyarakat miskin membutuhkan KTP untuk mengambil jatah beras miskin.

Hal senada disampaikan Mohammad, warga Kecamatan Kaliwates. Menurut Mohammad, mengurus KTP hingga ke Dispenduk menyulitkan masyarakat dan membutuhkan waktu yang lama. Membuat KTP saja membutuhkan waktu tiga hari hingga seminggu. Apalagi mengurus kartu keluarga yang baru selesai tiga bulan. Padahal jika diurus di kecamatan, pelayanan KTP dan KK hanya butuh waktu dua hari saja.

Kepala Seksi Informasi Dispenduk Capil, Arismaya Parahita, menjelaskan tahun 2006 lalu Dispenduk Capil menggelar layanan KTP massal karena ada pergantian KTP manual ke KTP nasional. Namun berdasarkan Undang-Undang 23 Tahun 2006, pengurusan KTP saat ini bersifat aktif. Masyarakat harus mengurus sendiri KTP karena masa berlaku KTP setiap warga berbeda-beda. (Elly)

Comments are closed.