SOKSI Ancam Duduki Gedung Dewan

Elemen Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Kamis siang mengeluarkan pernyataan sikap.

Tampaknya Agus Sakera dari elemen SOKSI gerah dengan munculnya gerakan pro dan kontra penunjukan Penjabat Bupati Jember, Tedy Zarkasi, yang berujung aksi boikot sebagian besar anggota dewan yang pro bupati non aktif MZA Djalal.

Koordinator Lapangan Baladika Karya Soksi Jember, Ismail Fauzi, meminta agar polemik yang terjadi segera diakhiri. Semua elemen, termasuk DPRD Jember, kembali ke jatidiri yang sebenarnya sebagai wakil rakyat. Mereka bertanggungjawab atas terbengkalainya pembahasan RAPBD 2011 yang berujung pada ketidakpastian program bagi rakyat kecil. Ismail mendesak semua anggota dewan taat hukum dan anggota dewan segera membahas RAPBD 2011. SOKSI memberi deadline sampai akhir Januari 2011.

Pernyataan lebih keras dilontarkan Ketua LSM Sakera, Maryatmo. Dengan tegas Maryatmo mendesak dihentikannya gaji anggota dewan yang nyata-nyata tidak memihak pada kepentingan rakyat. Dengan terbengkalainya pembahasan RAPBD 2011 maka pembangunan di Kabupaten Jember terancam macet dan ujung-ujungnya menyengsarakan rakyat kecil. Jika anggota dewan tidak bisa melunak, seharusnya gaji mereka yang tidak pro rakyat dihentikan. (Edison)

Comments are closed.