Minat Masyarakat Jember Bertransmigrasi Sangat Tinggi

Namun untuk tahun ini hanya 50 KK yang bisa berangkat sesuai kuota dari pemerintah pusat. Sisanya terpaksa harus antri menunggu jatah berikutnya dari pemerintah pusat atau pemerintah propinsi.

Terkait dengan program transmigrasi itu, menurut Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunardi, Disnakertrans mengajukan anggaran sekitar 200 juta rupiah untuk memberikan pelatihan dan membelikan alat keterampilan sebagai bekal trasmigrasi. Diharapkan dengan anggaran tersebut para calon tranmigrans itu bisa hidup secara mandiri dengan usaha yang mandiri.

Pelatihan yang diberikan seputar keterampilan yang bisa menghidupi selama hidup di wilayah tersebut. Sementara kebutuhan hidup di tempat trasmigrasi ditanggung pemerintah pusat dan provinsi selama lima tahun.

Sementara Kepala Disnakertrans Jember, Muhammad Tamrin, belum berhasil dikonfirmasi karena masih menunaikan ibadah umroh. Informasi yang dihimpun Prosalina FM, tahun 2009 Kabupaten Jember memberangkatkan 50 kepala keluarga (KK) ke Kabupaten Minahasa Tenggara. (Hafit)

Comments are closed.