BPS Jember Prediksi Kenaikan Tarif Listrik Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi Bulan Ini

Jember Hari Ini – Badan Pusat Statistik (BPS) Jember memprediksi kebijakan pemerintah pusat mencabut subsidi listrik untuk warga mampu dengan daya 900 Volt Ampere akan menjadi penyumbang tertinggi bulan ini. MenurutĀ  Kepala Distribusi Statistik BPS Jember, Chandra Birawa, kenaikan tarif listrik ini dirasakan sekitar 110 ribu pelanggan listrik paska bayar dari total 571 ribu lebih pelanggan. Kebijakan pemerintah menghapus subsidi listrik dengan daya 900 VA menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Kabupaten Jember selama bulan Januari. Sementara pelanggan paska bayar baru merasakan dampaknya kenaikan tarif listrik mulai bulan ini.

Kenaikan tarif dasar listrik kali ini cukup tinggi 31 persen dari tarif awal. Dari Rp 605 per kwh menjadi Rp 791 per kwh. Dengan data dari BPS Jember diharapkan Tim Pengendali Inflasi Daerah bekerja keras untuk menanggulangi efek domino kenaikan tarif listrik. (Fit)

 

Comments are closed.