16 Bisnis Penukaran Valuta Asing di Eks Karesidenan Besuki, Ilegal

Jember Hari Ini Sebanyak 16 tempat usaha penukaran valuta asing di wilayah kerja Bank Indonesia Jember, illegal.

Menurut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Ferry Tumpal Saribu, di wilayah eks Karesidenan Besuki hanya ada 4 usaha penukaran uang asing yang resmi. Sebab, setiap Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA-BB) harus memiliki izin resmi dari Bank Indonesia untuk beroperasi agar terhindar dari resiko sebagai sarana kejahatan. Berdasarkan analisa data Bank Indonesia, tercatat ada seribu 1.064 KUPVA-BB di seluruh Indonesia dan 612 diantaranya berstatus ilegal. Oleh sebab itu, Bank Indonesia Perwakilan Jember terus melakukan sosialisasi, pentingnya perijinan usaha tersebut.

Ketentuannya, tambah Ferry, setiap kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank harus berbadan hukum usaha Perseroan Terbatas (PT) mempunyai SIUP, surat izin tempat usaha, dengan modal minimal Rp 100 juta. (Fath)

Comments are closed.