Peserta Pameran IKM Enggan dan Trauma Mengikuti Kegiatan Pemkab

Para pelaku IKM yang terpaksa batal memamerkan produknya di hadapan Menteri Perdagangan.

Jember Hari Ini – Paska pembatalan pameran Industri Kecil dan Menengah (IKM), Rabu (15/3/2017) malam kemarin, peserta pameran yang juga pemilik UD Imda Handycraft, Muhammad Imron, mengaku trauma. Pria yang menjadi pembina Asosiasi Handycraft Indonesia ini mengaku ragu mengikuti kegiatan yang digelar Pemkab Jember.

Imron mengaku mau menjadi peserta pameran Industri Kecil dan Menengah karena menerima surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang ditandatangani oleh Plt Sekda Pemkab Jember, Mirfano. Apalagi untuk mengikuti pameran tersebut, dia tidak dipungut biaya apapun, biaya sewa stand maupun biaya konsumsi. Sedangkan dalam pameran-pameran sebelumnya, ada biaya yang harus dibayar peserta IKM saat mengikuti pameran, seperti biaya kebersihan dan sewa stand.

Diberitakan sebelumnya, pameran IKM di Gedung Balai Serbaguna Kaliwates dibatalkan dikarenakan Pemkab mendapatkan informasi terkait isu pungli. (Fian)

Comments are closed.