Tak Bisa Kembalikan Tabungan Anggota, Koperasi Bhinneka Tunggal Ika Dilaporkan ke DPRD

Jember Hari Ini – Sejumlah masyarakat yang mengaku anggota Koperasi Bhinneka Tunggal Ika Desa Sukosari Kecamatan Sukowono, mengadu kepada DPRD karena uang tabungan mereka tidak bisa diambil saat meminta kepada pengurus koperasi.

Salah seorang anggota koperasi, Kusnoto, dalam rapat dengar pendapat Komisi B DPRD bersama Dinas Koperasi dan anggota serta Ketua Koperasi Bhinneka Tunggal Ika, menceritakan, anggota tidak bisa menarik tabungan karena  dana koperasi habis. Pengurus koperasi beralasan, dana koperasi sebesar Rp 2,4 miliar raib karena kesalahan sejumlah karyawan yang bekerja di koperasi tersebut. Kusnoto meminta pengurus koperasi bertanggung jawab atas hilangnya dana tersebut. Pasalnya, karyawan yang bekerja di koperasi direkrut tanpa sepengetahuan anggota koperasi. Selain itu, anggota koperasi juga meminta agar rapat anggota tahunan luar biasa segera dilaksanakan.

Sementara Ketua Komisi B DPRD Jember, Bukri, menyatakan, permasalahan yang menimpa anggota koperasi harus segera diselesaikan. Bukri menyarankan kepada anggota koperasi untuk membentuk tim audit internal atau menyewa tim audit dari luar sehingga permasalahan keuangan tersebut cepat selesai. Dalam rapat tersebut, ketua dan anggota Koperasi Bhineka Tunggal Ika sepakat untuk mengadakan pertemuan Rabu (24/5/2017) mendatang.

Ketua Koperasi Bhinneka Tunggal Ika, Husen Pranoto, saat rapat berlangsung mengaku siap melakukan pertemuan dengan anggota dengan membawa semua administrasi pembukuan keuangan koperasi. (Fian)

Comments are closed.