Orang Tua Harus Waspada Jika Anaknya Suka Mengurung Diri dalam Kamar dan Hanya Bergaul Sesama Jenis

Dokter Justina Evi Tyaswati (5 dari kanan) saat seminar pola asuh anak.

Jember Hari Ini – Orang tua harus mewaspadai jika anaknya yang sudah remaja lebih suka mengurung diri dalam kamar dan hanya bergaul sesama jenis. Sebab, hal ini sebagian dari tanda-tanda kelainan anak yang memicu rasa suka terhadap sesama jenis.

Demikian ditegaskan Kepala Humas RSD dr. Soebandi Jember, dokter Justina Evy Tyaswati, yang juga psikiater dalam seminar orang tua asuh di Aula Pemkab Jember. Menurut dokter Evi, munculnya kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang tengah marak saat ini membuktikan kalau kelainan seksual suka sesama jenis marak terjadi. Bahkan, Kabupaten  Jember sempat dikejutkan dengann kasus pernikahan sesama jenis di Desa Panca Karya Kecamatan Ajung dengan warga Desa Glagahwero Panti. Kasus pernikahan sesama jenis ini merupakan bagian dari lengahnya orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang putra-putrinya. Agar peristiwa itu tidak terulang kembali,  orang tua harus selalu mengawasi tingkah laku putra putrinya. Jika melihat putra-putrinya suka mengurung di dalam kamar dan aktivitas kesehariannya hanya bersama sesama jenis, orang tua harus mendampinginya dengan ketat. Sebab, glagat seperti ini adalah sebagian dari tanda-tanda kerawanan munculnya rasa suka sesama jenis.

Evi menambahkan, saat ini orang tua masih memiliki anggapan putra-putrinya yang hanya berteman dengan sesama jenis merupakan anak yang taat beragama. Padahal sesuai kodrat, manusia diciptakan berpasang-pasangan. (Hafit)

Comments are closed.