Korban Perkosaan di Ledokombo Akhirnya Mau Menjalani Visum

Jember Hari Ini – Setelah diberi pengertian oleh tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jember, siswi setingkat SMA korban perkosaan asal Desa Sukogidri Kecamatan Ledokombo akhirnya mau menjalani visum. Tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jember kemudian menjemput gadis 16 tahun tersebut di rumahnya dan dibawa ke RSD dr. Soebandi Jember.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Eric Pradana, meski korban sudah melaporkan kasus perkosaan tersebut ke Mapolres Jember, namun korban enggan menjalani visum. Padahal penyidik sudah meminta keterangan sejumlah saksi, tinggal memintakan visum korban. Namun karena korban masih trauma sehingga enggan menjalani visum. Padahal visum dokter sangat menentukan unsur pidana dalam kasus tersebut. Karena itu, polisi berusaha memberikan pengertian kepada korban dan keluarganya agar mau divisum. Setelah hampir satu bulan, korban akhirnya mau menjalani visum.

Diberitakan sebelumya, pelajar yang baru berumur 16 tahun warga Desa Sukogidri melapor ke Polres Jember karena menjadi korban perkosaan pada hari Minggu 25 Maret lalu. Korban mengaku sangat trauma karena diperkosa pemuda tetangganya sendiri. (Hafit)

Comments are closed.