Kebijakan Pemkab Tunjuk Pegawai Non PNS Sebagai Kepala Puskesmas Dipertanyakan

Jember Hari Ini – Komisi D DPRD Jember menemukan puskesmas dipimpin oleh pegawai non PNS. Salah satunya Puskesmas Curahnongko Kecamatan Tempurejo. Bahkan, Komisi D DPRD Jember menerima informasi kalau Dinas Kesehatan sempat mengusulkan kepada bupati agar sejumlah puskesmas dipimpin oleh pegawai non PNS, diantaranya Puskesmas Rowotengah, Sukorambi, Nogosari, Paleran, Cakru, dan Tembokrejo.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Nur Hasan, mempertanyakan dasar hukum Pemkab Jember membuatan kebijakan tersebut. Pasalnya Kepala Puskesmas merupakan jabatan strategis dalam mengambil keputusan dan mengelola anggaran. Sejauh ini, Nur Hasan mengaku mendapatkan informasi puskesmas yang dipimpin oleh non PNS tidak bisa menjadi kuasa pengguna anggaran sehingga kuasa pengguna anggaran terpaksa dialihkan kepada pejabat di bawahannya. Kondisi tersebut, kata Nur Hasan akan memperpanjang alur birokrasi dan menyulitkan pengambilan keputusan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Siti Nurul Qomariyah, melalui pesan singkat membantah informasi penunjukan pegawai non PNS sebagai kepala puskesmas. Nurul qomariyah menegaskan seluruh kepala puskesmas dijabat oleh PNS. Namun saat akan dikonfirmasi melalui telepon, Nurul enggan menjawab karena masih ada kegiatan. (Fian)

Comments are closed.