Aktivitas Penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember Ditutup karena Dampak Erupsi Gunung Agung Bali

Jember Hari Ini – Aktivitas penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember, Jumat pagi ditutup karena dampak erupsi Gunung Agung di Karangasem Bali. Meski di landasan pacu Bandara Notohadinegoro tidak terpapar debu vulkanik, namun debu vulkanik memenuhi udara sehingga berpotensi membahayakan aktivitas penerbangan.

Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember, Edi Purnomo, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya menjelaskan, debu vulkanik di landasan pacu bandara sangat tipis dan tidak terlihat. Namun sekitar jam 8 pagi, dia menerima Notice of Airmen (NOTAM) dari Kementerian Perhubungan memerintahkan aktivitas penerbangan di Bandara Notohadinegoro ditutup dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Edi menduga keputusan itu dikeluarkan karena berdasarkan pantauan citra satelit udara dipenuhi debu vulkanik. NOTAM akan dikirimkan setiap hari setelah dilakukan evaluasi oleh otoritas penerbangan bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Diberitakan sejumlah media nasional, Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali mengalami erupsi sejak Kamis hingga Jumat dini hari. Pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, debu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Agung bergerak ke arah barat sehingga tidak terasa adanya semburan debu vulkanik. (Fathul)

Comments are closed.