Dalam 2 Bulan, 4 Kasus Kecelakaan Laut Terjadi di Plawangan Puger

Meski cuaca buruk, nelayan tetap nekad melaut.

Jember Hari Ini – Dalam 2 bulan terakhir, terjadi 4 kali kasus kecelakaan laut di Plawangan Puger. Kapal nelayan karam pertama kali terjadi di bulan Juni dan 3 kali terjadi pada bulan Juli. Setelah karamnya kapal milik haji Dirman, Sabtu pekan lalu kapal nelayan dengan 6 anak buah kapal juga terbalik di Plawangan-Puger. Namun kecelakaan laut Sabtu pekan lalu ini tidak memakan korban jiwa.

Menurut Camat Puger, Mohammad Winardi, kecelakaan laut pertama terjadi bulan Juni lalu, sebuah kapal nelayan dengan 22 ABK juga karam diterjang ombak saat memasuki pintu Plawangan. Akibatnya, seorang nelayan tewas dalam kecelakaan laut tersebut. Sedangkan di bulan Juli ada 3 kejadian kecelakaan laut, namun kasus kecelakaan laut yang banyak memakan korban jiwa menimpa kapal yang dinahkodai haji Dirman. Menurut Winardi, semua kecelakaan terjadi karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Dengan banyaknya kasus kecelakaan laut, Winardi berharap nelayan memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang. Winardi mengaku prihatin karena nelayan memaksakan diri melaut meski sudah menerima pemberitahuan tentang cuaca buruk dan gelombang tinggi. Selain itu, nelayan atau pemilik kapal harus menyediakan pelampung demi nelayan nelayan saat melaut.,

Diberitakan sebelumnya, kapal nelayan yang dinahkodai haji Dirman dengan 22 ABK terbalik dan karam setelah dihantam ombak besar saat memasuki pintu Plawangan Pantai Pancer Kecamatan Puger. Akibatnya, 8 orang nelayan meninggal dunia dan 1 orang dalam proses pencarian. (Hafit)

Comments are closed.