Polda Jatim Bersikap Tegas Memburu Anggota Organisasi JAD

Jember Hari Ini – Polda Jawa Timur langsung bersikap tegas memburu anggota organisasi Jamaah Ansharut Daulah (JAD) setelah organisasi iniĀ  secara resmi dibekukan dan ditetapkan sebagai organisasi terlarang. Demikian ditegaskan Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Mahfud Arifin, dalam kunjungan kerja di Mapolres Jember, Kamis siang.

Menurut Mahfud Arifin, puluhan orang terduga teroris yang berhasil ditangkap dalam keadaan meninggal maupun yang masih hidup, ternyata semuanya merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah. Setelah terbukti secara sah dalam persidangan, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta selatan menvonis organisasi jamaah ansharut daulah sebagai kelompok terlarang. Setelah putusan ditetapkan, sesuai tanggung jawab yang diamanahkan oleh undang-undang kepada polri dan TNI, polisi langsung memerintahkan anggotanya untuk memburu anggota maupun pengurus Jamaah Ansharut Daulah yang ada di Jawa Timur. Mahfud menegaskan, hampir di seluruh Indonesia ada anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah. Karena itu, perlu upaya bersama melawan kelompok yang merongrong negara kesatuan republik indonesia.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah media nasional memberitakan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait organisasi Jamaah Ansharut Daulah. Organisasi ini dinyatakan sebagai kelompok terlarang karena terbukti melanggar undang-undang tindak pidana terorisme. (Hafit)

Comments are closed.