Kasus Perkosaan Bapak Kandung Terhadap Putrinya Terus Terjadi di Jember

Jember Hari Ini – Kasus perkosaan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan bapak kandung kembali terjadi di Jember. Setelah kasus di Kecamatan Ledokombo dan Kecamatan Pakusari, kasus perkosaan ┬ábapak kandung terhadap putrinya menimpa gadis 10 tahun warga Panti. Ibu korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Jember. Dalam laporannya, ibu korban menjelaskan, terungkapnya kasus perkosaan tersebut karena putrinya mengalami pendarahan. Dia kemudian mendesak putrinya menceritakan penyebab pendarahan tersebut. Korban mengaku baru diperkosa bapak kandungnya di dalam rumah. Namun saat ibu korban akan menanyai suaminya, ternyata MA sudah pergi dari rumah.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember, Iptu Suyitno Rahman, saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. Kasus tersebut sudah ditangani tim penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jember. Saat menjalani pemeriksaan, saksi korban menceritakan kalau peristiwa perkosaan tersebut terjadi hingga 3 kali. Suyitno menjelaskan, hasil visum sudah turun dan memperkuat dugaan kasus perkosaan terhadap anak dibawah umur. Namun saat akan dilakukan penangkapan, tersangka sudah melarikan diri. Pihaknya masih menyelidiki untuk mendeteksi keberadaan tersangka.

Tersangka dijerat dengan pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 15 tahun, dengan denda maksimal Rp 5 miliar. (Hafit)

Comments are closed.