Diduga Perkosa Gadis Dibawah Umur di Kebun Jeruk, Warga Umbulrejo Ditangkap Polisi

Jember Hari Ini – Diduga memperkosa gadis dibawah umur di kebun jeruk belakang SMKN 8 Semboro, AR, warga Desa Umbulrejo Kecamatan Umbulsari, ditangkap polisi. Kasus perkosaan ini terjadi karena korban percaya tersangka AR menjemputnya atas permintaan pacarnya.

Menurut Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, kasus dugaan perkosaan terjadi Sabtu 3 November kemarin. Saat itu, korban bersama temannya duduk-duduk di sekitar makam sekitar 500 meter dari rumahnya, menunggu jemputan pacarnya bernama Sholeh. Namun Sholeh justru meminta tolong kerabat dekatnya berinisial AR untuk menjemput sang pacar di makam Desa Semboro karena diberitahu pacarnya, korban percaya dan mematuhi ajakan AR yang berjanji mengantarkan korban menemui pacarnya di Desa Paleran Kecamatan Umbulsari. Namun ternyata di jalan jurusan Besuki-Semboro, justru tersangka AR menyeret korban ke area kebun jeruk belakang SMKN  8 Semboro kemudian diperkosa. Setelah memperkosa korban, tersangka mengajak korban ke rumah pacarnya di Paleran Umbulsari. Namun kenyataanya justru tersangka  AR menyuruh korban turun dari sepeda motor dan ditinggalkan di tepi jalan. Sabtu siang, korban ditolong warga Paleran bernama Saromik yang iba melihat kondisi korban. Korban kemudian diantar pulang ke rumahnya di Semboro. Keluarga korban kemudian melaporkan kasus perkosaan tersebut ke Polsek Semboro. Polisi kemudian menangkap tersangka  di rumahnya di Dusun Sidomulyo Desa Umbulrejo.

Tim penyidik menyita barang bukti pakaian korban serta pakaian tersangka. Polisi juga menyita barang bukti 1 unit sepedamotor dengan nomor polisi P-5927-NQ. Tersangka dijerat dengan pasal 76 d juncto  pasal 81 ayat 1 dan 2 subsider pasal 76 E juncto 82 ayat 1 dan 2  Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak Nomor 35 Tahun 2014 tentang persetubuhan yang disertai ancaman kekerasan serta pencabulan terhadap anak dibawah umur. Tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. (Hafit)

Comments are closed.