Ratusan Warga Silo Hadang Rombongan Investor yang Hendak Survei Lokasi Tambang Emas Blok Silo

Jember Hari Ini – Ratusan warga Desa Pace Kecamatan Silo hadang rombongan investor yang hendak mensurvei lokasi tambang emas blok Silo di Dusun Curah Wungkal Desa Pace Kecamatan Silo, Rabu siang. Mereka mengamankan 7 orang terdiri dari 3 Warga Negara Asing, seorang penerjemah, 2 orang staf Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, dan 2 orang sopir.

Menurut tokoh masyarakat Desa Pace, Taufiqur Ahmadi, penangkapan ini dilakukan setelah warga Silo Selasa malam menerima informasi ada investor yang hendak melakukan survei lokasi tambang. Warga Pace yang sudah lama menolak tambang emas, melakukan PAM swakarsa  di pos kamling di Dusun Curah Wungkal Desa Pace, selama 24 jam. Rabu sekitar jam 9 pagi, terlihat  3 mobil hendak menuju Desa Mulyorejo. Saat melintas di Dusun Curah Wungkal, mobil tersebut dihentikan warga. Menurut Taufiq, saat ditanya tujuannya, sopir mobil memberi keterangan kalau mereka menuju Baban untuk memotong pohon sengon. Karena jawaban sopir tersebut mencurigakan, mereka diminta turun dari mobil. Namun karena ada penumpang menolak turun, mobil kemudian dikepung massa. Situasi semakin memanas, apalagi ada yang meneriakkan ajakan membakar mobil. Beruntung Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, segera datang di lokasi sehingga mengevakuasi warga ke Mapolres Jember.

Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, saat dikonfirmasi menjelaskan, Polres Jember sudah mengamankan 7 orang tersebut. Mereka hanya ingin melihat lokasi tambang emas blok Silo, tidaknya melakukan aktivitas penambangan. Mereka hingga saat ini masih dimintai keterangan di Mapolres Jember.

Sementara staf Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Darmanto, saat dikonfirmasi mengakui ada aksi penghadangan yang dilakukan warga Silo. Ia akan melaporkan peristiwa penghadangan ini kepada atasannya di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Rencananya tim ESDM akan mengambil sampel di 3 titik. (Hafit)

Comments are closed.