Ribuan Rumah di Jember Terendam Banjir

Banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Jember.

Jelang natal dan tahun baru 2019, ribuan rumah  di 12 kecamatan di Kabupaten Jember terendam banjir  Minggu pagi. Ribuan  warga dan ratusan hewan ternak diungsikan karena hingga sore genangan air di sejumlah tempat masih belum juga surut. Puluhan desa terdampak banjir itu tersebar pada 12 kecamatan  adalah Kecamatan Kencong,  Wuluhan, Balung, Rambipuji, Bangsalsari, Sumbersari, Sumberbaru, Tempurejo, Kencong, Gumukma, Ajung, Semboro, serta Jombang. Dampak banjir terluas berada di Kecamatan Kencong dan Sumberbaru. Bahkan, hingga Senin siang, genangan air di Desa Kaliglagah Kecamatan Sumberbaru belum juga surut.

Menurut Kapolsek Sumberbaru, AKP Subagio, bencana banjir terjadi di wilayahnya karena hujan dengan intensitas tinggi, Sabtu jam 11 siang hingga jam 00, 22 Desember 2018 dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat, petir dan angin kencang. Akibatnya terjadi tanah longsor dan banjir genangan. Dia menjelaskan, ada 3 desa yang terdampak banjir genangan yang terjadi di wilayahnya yakni Desa Kaliglagah, Desa Sumberagung dan Desa Yosorati. Dampak paling luas terjadi di Desa Sumberagung karena ada 579 rumah yang dihuni 679 kepala keluarga warga Dusun Banjarejo terendam air. Selain itu, ada 2 SD, 3 TK dan 1 gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI), 1 Puskesmas  Pembantu (Pustu), Polindes juga terendam banjir, serta ada jembatan putus. Karena itu, karena air masih belum  surut, masih setinggi pinggang orang dewasa, warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian warga juga mengungsikan ternaknya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jember untuk membantu korban banjir dan tanah longsor.

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo, menjelaskan, BPBD Jember bersama muspika setempat dan relawan masih terus bekerja keras membantu warga yang terdampak banjir. Sebab, ada sejumlah desa yang tersebar di 12 kecamatan yang terdampak banjir. Kecamatan Kencong memiliki dampak paling parah akibat Jebolnya tangkis  kiri kali Tanggul Desa Kencong Kecamatan Kencong sepanjang 60 meter dengan kedalaman 7,20 meter. Akibatnya, sebanyak 345 hektar sawah dan 573 rumah warga yang tersebar di Desa Kraton, Wonorejo, dan Paseban tergenang banjir. Warga juga mengungsikan 118 ekor sapi dan kambing milik warga.

Sementara data sementara dampak Banjir ada 492 KK di Desa Glundengan Wuluhan, 170 kepala keluarga Desa Curah Lele Kecamatan Balung, 230 kepala keluarga di Sukorejo Kecamatan Bangsalsari. Sedang seorang meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik atas nama Imam (42) di Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji.

 

Comments are closed.