Kejari dan BKSDA Datangi Tempat Penangkaran Hewan yang Dilindungi Ilegal di Bangsalsari

Jember Hari Ini – Kejaksaan Negeri Jember dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kamis siang, melakukan pengecekan tempat penangkaran hewan yang dilindungi ilegal CV Bintang Terang di Bangsalsari. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan informasi banyak hewan dilindungi banyak yang mati setelah pemilik tempat penangkaran hewan ditahan.

Menurut Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember, I Made Endra Ariyanto Wirawan, dari hasil pengecekan, ternyata informasi tersebut tidak benar. Meski ada sebagian kecil hewan yang ditangkarkan mati, namun kenyataannya justru jumlah hewan ditempat penangkaran tersebut bertambah. Made menambahkan, kasus yang menjerat tersangka sudah dilimpahkan ke pengadilan. Kejaksaan Negeri Jember tinggal menunggu kepastian jadwal sidang dari Pengadilan Negeri Jember. Sedangkan tersangka kini ditahan di Lapas Klas IIA Jember.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menggerebek tempat penangkaran burung milik CV Bintang Terang yang tidak mengantongi izin. Polisi menyita 443 ekor burung yang dilindungi. Polisi menetapkan pemilik direktur CV Bintang Terang, LJ, sebagai tersangka. (Hafit)

Comments are closed.