Banyak Siswa SMA/SMK yang Belum Serahkan Ijazah SMP Sehingga Ditandai Merah dalam Dapodik

Jember Hari Ini – Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jember menemukan banyak siswa kelas 1 SMA yang belum menyetorkan ijazah SMP kepada sekolah. Akibatnya, siswa kelas 1 SMA tersebut mendapatkan tanda merah dalam Data Pokok Kependidikan (Dapodik).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jember, Lutfi Isa Anshori, menegaskan, kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh SMA dan SMK negeri di Jember. Padahal kata Lutfi, seharusnya siswa sudah menyetorkan data diantaranya, nomor ujian nasional dan nomor seri ijazah SMP saat diterima di SMA atau SMK yang dituju. Data tersebut nantinya dimasukkan dalam Data Pokok Kependidikan. Namun karena banyak siswa yang belum menyetorkan ijazah, akibatnya data nomor seri ijazah hingga saat ini masih kosong dan diberi tanda merah.

Setelah digali informasi, lanjut Lutfi, siswa kelas 1 SMA tersebut ternyata memang belum menerima ijazah dari SMP tempat sebelumnya anak itu bersekolah karena kepala SMP tersebut hingga saat ini masih kosong. Kondisi ini, kata Lutfi, akan menghambat siswa saat akan naik ke kelas 2 karena ada proses administrasi dapodik yang belum selesai.

Lutfi berharap persoalan kekosongan posisi kepala SMP bisa segera diselesaikan sehingga tidak menghambat proses administrasi siswa yang saat ini sudah bersekolah di SMA atau SMK. (Fian)

Comments are closed.