Puluhan Hektar Tanaman Padi Milik Warga Wonoasri Tempurejo Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Jember Hari Ini – Puluhan hektar tanaman padi milik warga Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo terancam gagal panen akibat diterjang banjir, Minggu pagi. Bahkan, beberapa hektar adalah tanaman padi yang siap panen.

Menurut Kapolsek Tempurejo, AKP Suhartanto, akibat banjir Minggu (17/3/2019) pagi, warga Desa Wonoasri harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Banjir terjadi akibat luapan sungai gladak putih di kawasan perkebunan Kotta Blater Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo. Ketinggian air mencapai 60 cm hingga 1 meter lebih menggenangi sekitar 250 unit rumah. BPBD bersama relawan sudah mengevakuasi masyarakat, beserta harta bendanya seperti hewan ternak, kendaraan dan barang berharga lainnya. Mereka yang tinggal di daerah rawan banjir diungsikan ke rumah saudara, tetangga dan balai desa setempat.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember, Heru Widagdo, menjelaskan, BPBD langsung berkoordinasi dengan perangkat Desa Wonoasri melakukan assessment. BPBD langsung melakukan evakuasi bersama TNI, polri, perangkat Desa Wonoasri dan destana Wonoasri. Tidak ada korban jiwa atau terluka dalam peristiwa tersebut. Hingga Senin siang banjir di Desa Wonoasri berangsur surut. Namun genangan air bercampur lumpur masih ditemukan di jalan desa. (Hafit)

Comments are closed.