Penyelidikan Kasus Dugaan Pelanggaran Undang-Undang ITE oleh Dirut PDAM Jalan Terus

Jember Hari Ini – Penyelidikan kasus dugaan pelanggaran Undang-UndangĀ  Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan menyebarkan video porno melalui aplikasi whatsapp, jalan terus. Tim penyidik Polres Jember sudah meminta keterangan sedikitnya 4 orang saksi dalam kasus yang menimpa staf Dinas Pendidikan Kabupaten Jember ini.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Yadwavina Jumbo Qontason, proses hukum kasus dugaan penyebaran video porno tersebut saat ini menjadi perhatian Polres Jember. Empat orang saksi sudah dimintai keterangan, termasuk saksi korban atau pelapor untuk menentukan jerat kasus pidana. Namun sejauh ini, tim penyidik masih belum mengambil kesimpulan sebab penyelidikan kasus tersebut belum selesai. Jika keterangan saksi sudah cukup, tim penyidik baru memanggil terlapor untuk dimintai keterangan.

Diberitakan sebelumnya, terlapor yang juga Direktur Utama PDAM Jember, Ady Setiawan, membantah pernah mengirim konten pornografi kepada staf Dinas Pendidikan. Dalam press conference Ady Setyawan mengaku hanya whatsapp chatting dengan staf Dinas Pendidikan, tidak pernah mengirimkan video yang berkonten porno. (Hafit)

Comments are closed.