Audiotorial “TPP Guru PNS”

Guru PNS Jember belum terima TPP ( Tunjangan Profesi Pendidik). Belakangan diketahui penyebabnya karena pengurusan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) dialihkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM). Kepala BKPSDM Jember, Ruslan Abdul Ghani, menerangkan, sejak Perbup perubahan SOTK terbit TPP menjadi urusan BKPSDM. Sekarang TPP sedang dalam proses. Tetapi Abdul Ghani belum bisa memastikan kapan proses rampung.

Begitulah, tadinya guru PNS pada bingung, TPP triwulan pertama mereka belum cair. Dari Dinas Pendidikan guru PNS hanya mendapat penjelasan urusan TPP sudah bukan lagi urusan Dinas Pendidikan. Kabarnya tidak ada penjelasan lebih rinci tentang hal itu.

Syukurlah kalau keterlambatan TPP itu hanya karena terjadi pengalihan wewenang. Pengalihan dari Dinas Pendidikan ke BKPSDM. Para guru PNS mungkin bisa bernafas sedikit lega. Dan akan benar-benar lega ketika TPP dicairkan.

Bisa ditebak para guru berharap TPP segera cair kira-kira karena sekarang mendekati bulan puasa sekaligus menjelang tahun ajaran baru. Para guru PNS juga gusar karena informasi yang mereka peroleh serba tidak pasti, kemana dan kepada siapa mereka harus menanyakan serta memperoleh kejelasan. Belakangan baru diketahui sekarang yang mengurus TPP adalah BKPSDM.

Tidak ada yang salah dengan perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Perubahan atau penyesuaian itu bisa dipastikan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kinerja birokrasi dan layanan publik. Yang jadi masalah adalah ketika perubahan itu tidak tersosialisasikan dengan baik. Bayangkan, ketika guru PNS bertanya tentang TPP, Dinas Pendidikan katanya hanya memberikan jawaban kewenangan bukan lagi di Dispendik.

Dalam situasi seperti itu bisa jadi publik juga bingung. Sebab, bukan tidak mungkin perubahan SOTK membawa konsekuensi pada perubahan loket-loket layanan publik. Akhirnya, publik membayangkan kalau orang dalam saja belum atau bahkan tidak tahu telah terjadi perubahan SOTK, apalagi masyarakat umum. (Aga)

 

Comments are closed.