DPRD Minta Dispendik Perpanjang Pengumuman PPDB, dan Menambah Pagu Sekolah, Baik SD Maupun SMP

Jember Hari Ini – Ketua Komisi D DPRD Jember, Hafidi, menyatakan, keluhan wali murid akan sia-sia jika pengumuman penerimaan peserta didik baru tetap dilangsungkan hari Kamis. Pernyataan itu disampaikan Hafidi pada rapat dengar pendapat dengan Dispendik dan orang tua murid. Hafidi juga menyinggung keluhan orang tua murid yang anaknya tidak bisa belajar di sekolah negeri yang diinginkan, menyusul diterapkannya sistem zonasi.

Sementara Kabid SMP Dispendik Jember, Erwan Salus Prijono, menjelaskan, PPDB dilaksanakan sesuai Peraturan Bupati dan Permendikbud. Salah satunya dengan tidak menggunakan nilai ujian nasional sebagai syarat seleksi ppdb yang menerapkan sistem zonasi. Jika kemudian ada usulan, maka usulan itu akan dilaporkan terlebih dahulu ke Kepala Dispendik untuk selanjutnya dilaporkan kepada bupati. Tetapi, Komisi D DPRD mendesak Dispendik memberikan kabar hari ini, terutama yang menyangkut usulan agar pengumuman PPDB SD dan SMP diundur. Komisi D DPRD Jember juga mendesak dilakukannya perubahan kebijakan PPDB yang lebih akomodatif terhadap kondisi riil di lapangan.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah wali murid mengadukan persoalan PPDB SD dan SMP ke DPRD. Pada kesempatan itu wali murid mengeluhkan penerimaan murid baru lewat jalur zonasi yang porsinya mencapai 90 persen. Sistem itu menurut mereka tidak menghargai prestasi dan jerih payah murid yang berusaha keras meraih nilai unas terbaik yang bisa mereka dapatkan. (Fian)

Comments are closed.