Petani Kopi Bondowoso Minta Pemkab Maksimalkan Peran BUMD

Jember Hari Ini – Petani kopi di Kabupaten Bondowoso meminta Pemkab memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar kuantitas ekspor kopi ke luar negeri lebih besar.

Petani kopi Bondowoso, Mohammad Ishak, menjelaskan, selama ini ekspor kopi Bondowoso ke luar negeri masih melalui rekanan, akibatnya mekanismenya terlalu panjang. Seandainya peran BUMD lebih dimaksimalkan dengan mencari pembeli langsung, maka pendapatan petani kopi jauh lebih besar. Menurut Ishak, jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, harga kopi tahun ini jauh lebih baik. Tahun ini harga kopi dari petani dibeli sebesar Rp 11.500, sedangkan tahun 2018 lalu hanya Rp 9.500.

Ishak berharap agar kedepan Pemkab Bondowoso lebih serius dalam memberdayakan petani kopi, terutama kebutuhan ekspor ke luar negeri. Apalagi ekspor kopi tersebut menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bondowoso. (Winarno)

Comments are closed.