Disinyalir karena Paparkan Data Mahasiswa yang Terpapar Radikalisme, Ketua LP3M UNEJ Dicopot

Jember Hari Ini – Paparkan data indikasi mahasiswa Universitas Jember terpapar radikalisme, Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran Dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember, Ahmad Taufik, diberhentikan dari jabatannya. Demikian disampaikan Rektor Universitas Jember, Mohammad Hasan, usai serah terima jabatan Ketua LP3M yang baru, Rabu pagi.

Hasan menjelaskan, tahun 2017 lalu sudah ada kesepakatan kalau data 22 persen mahasiswa Universitas Jember terpapar radikalisme merupakan data internal, tidak boleh dipublikasikan tanpa seizin atau perintah rektor. Sebab menurut Hasan, data tersebut masih belum bisa dinyatakan valid mengingat metode yang digunakan adalah studi pemetaan. Hasan mengaku khawatir jika dipublikasikan banyak masyrakat yang resah, khususnya orang tua mahasiswa. Namun, lanjut Hasan, pihaknya mengapresiasi hasil studi pemetaan tersebut dan melakukan upaya pencegahan sehingga paham radikalisme tersebut tidak semakin menyebar. Apa yang dilakukan Ketua LP3M sebelumnya, kata Hasan, dinilai melanggar kode etik dan sumpah jabatan. Sebab mempublikasikan data internal tanpa seizin rektor.

Sementara dosen FKIP Universitas Jember, Ahmad Taufik, mengaku legowo diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua LP3M Universitas Jember. Menurut Ahmad Taufik, pemberhentian dari jabatan merupakan hal yang wajar karena hal itu merupakan kewenangan rektor. Menurut Ahmad Taufik, publikasi hasil penelian tersebut bukan merupakan upaya melawan kebijakan rektor. Namun lebih kepada kecintaan pada Universitas Jember karena LP3M selama ini melakukan upaya pencegahan perkembangan paham radikalisme. (Fian)

Comments are closed.