OJK Jember Belum Pernah Mengusulkan Pemblokiran Pinjaman Online Ilegal Kepada OJK Pusat

Otoritas Jasa Keuangan, OJK Jember belum pernah mengusulkan pemblokiran pinjaman online ilegal kepada OJK pusat. Demikian disampaikan, Kepala Sub Bagian Pasar Modal dan IKNB OJK Jember, Aditia Soelaksono.
Adit menjelaskan pengawasan terkait perusahaan peminjaman online menjadi kewenangan OJK pusat. OJK di daerah hanya bertugas untuk melakukan sosialisasi pinjaman online, dan melakukan pendekatan secara preventif.
Namun lanjut adit, OJK Jember melalui satgas selama ini sudah melakukan pencairan atau pelacakan terhadap pinjaman online ilegal yang ada di Kabupaten Jember. OJK jember juga membuka pengaduan bagi masyarakat yang memang mengetahui adanya pinjaman online ilegal.
Sayangnya, lanjut Adit, OJK jember belum pernah menemukan pinjaman online ilegal di Kabupaten Jember, sehingga pihaknya belum pernah mengusulkan pemblokiran pinjaman online ilegal, kepada OJK pusat.
Terkait kasus warga bunuh diri akibat pinjaman online, saat ini pihaknya masih terus berkordinasi dengan Polres Jember, untuk melacak perusahaan pinjaman online
tersebut. Namun hingga saat ini, OJK jember belum mendapatkan informasi karena masih dalam proses penyelidikan. Diberitakan sebelumnya, gadis pegawai rumah sakit warga Balung nekat bunuh diri karena terjerat pinjaman online. Fian

Comments are closed.