PLN Pulihkan Gardu Distribusi Listrik 29.908 Pelanggan Terdampak Erupsi Semeru

Petugas PLN saat melakukan normalisasi jaringan listrik di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru.

Jember Hari Ini – PT PLN (Persero) berupaya memulihkan pasokan listrik pasca erupsi Gunung Semeru.  Hingga Selasa 14 Desember 2021, PLN berhasil memulihkan 112 travo dan 29.908 rumah warga mendapatkan pasokan listrik. Namun hingga kini masih ada 615 pelanggan di Desa Supit Urang dan Desa Curah Kobokan yang listriknya belum menyala karena rumah pelanggan rusak atau berada di zona rawan.

Menurut Manajer  PT PLN (Persero) UP3 Jember, Yudi Lordianto, pemulihan kelistrikan pasca bencana kali ini, cukup berat karena beberapa lokasi kembali mengalami hujan abu vulkanik sehingga petugas PLN tidak diizinkan masuk lokasi. Untuk itu, lanjut Yudi, PLN UP3 Jember melakukan pemetaaan pelanggan terdampak erupsi dan merencanakan pekerjaan normalisasi jaringan. Bahkan, untuk daerah yang terputus dari jaringan eksisting, PLN pun membangun jaringan listrik baru.

“Kami telah berhasil membangun jaringan tegangan menengah 20 KV sepanjang 300 meter yang menghubungkan penyulang Pronojiwo ke penyulang Ampel Gading untuk penormalan pelanggan terdampak erupsi,” kata Yudi.

Hal senada ditegaskan Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Jember, Gatot Hariyanto. Hingga Selasa 14 Desember 2021, total sebanyak 29.908 pelanggan terdampak erupsi sudah mendapatkan akses listrik kembali. “615 sisanya ini belum dapat dinyalakan karena zona belum aman serta kondisi rumah-rumah pelanggan di Desa Supit Urang dan Desa Curah Kobokan rusak parah, ” kata Hariyanto. “Rumah warga tersebut telah ditinggal penghuni mengungsi. Jadi kita akan selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengambil langkah selanjutnya,” papar Hariyanto saat meninjau lokasi-lokasi terdampak.

Lebih lanjut, Hariyanto menuturkan, pihak PLN akan menunggu keputusan pemerintah terkait rumah-rumah pelanggan yang berada di zona rawan. “Kami siap dan kooperatif membuat jaringan kelistrikan di tempat baru apabila pemerintah akan merelokasi rumah-rumah yang berada di zona belum aman, atau alternatif lainnya,” ungkap Hariyanto. Untuk mempercepat pemulihan listrik di daerah terdampak erupsi Semeru, PLN menerjunkan 124 personel yang dibagi dalam dua tim yaitu tim siaga sebanyak 53 personel dan tim pelaksana pekerjaan 71 personel.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas kerja keras PLN  melakukan normalisasi pasokan listrik usai erupsi di Gunung Semeru. “Terima kasih PLN, kerja keras maraton akhirnya rumah warga yang dinilai aman bisa mendapatkan pasokan listrik. Terima kasih kerja keras penuh risiko yang telah dilakukan oleh PLN,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, juga menyampaikan apresiasi penuh atas kerja keras PLN menormalkan kembali sistem kelistrikan usai erupsi Semeru. (Ida)

Comments are closed.