BNNK Minta Masyarakat Waspada Modus Peredaran Narkoba Melalui Oknum Mahasiswa dan Narko-Politik

AKBP Indra Brahmana

Jember Hari Ini – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang, AKBP Indra Brahmana, meminta perguruan tinggi dan masyarakat untuk terus waspada peredaran gelap narkoba di wilayah Lumajang dan eks Karisidenan Besuki. Sebab, bandar narkoba telah memanfaatkan mahasiswa atau pemuda menjadi kurir dan target pasar narkoba. Selain itu, AKBP  Indra  menengarai mulai ada fenomena narko-politik atau kegiatan politik atau oknum politikus yang disponsori bandar narkoba.

Menurut Indra, fenomena narko-politik terlihat pada penangkapan bandar narkoba yang menjadi sponsor oknum calon kepala desa di Kabupaten Lumajang. Bandar tersebut menggelontorkan dana Rp300 juta untuk kemenangan oknum calon kepala desa tersebut. Beruntung, oknum calon kepala desa ini kalah di ajang pilkades. Karena itu, publik wajib tahu dan waspada. Sebab, bukan tidak mungkin nantinya ada bandar narkoba yang mendukung oknum calon pejabat publik bahkan oknum calon anggota parlemen.

Selain itu, lanjut Indra, pihak perguruan tinggi juga harus waspada dengan modus operandi bandar narkoba di kalangan mahasiswa. Para pelaku memanfaatkan oknum mahasiswa sebagai kurir sekaligus target pasar narkoba.

Dari pengalamannya selama ini, sering ditemui pengiriman narkoba menggunakan jasa mahasiswa atau pelaku menyerupai mahasiswa di wilayah tapal kuda. Caranya, narkoba dibawa dalam tas ransel dan diantar dengan menggunakan sepeda motor. Pengiriman narkoba juga ditempuh dengan cara pelaku menyaru sebagai penumpang travel atau transportasi umum lainnya.

Indra berharap dukungan semua pihak karena tugas BNNK Lumajang cukup berat. Sebab, wilayah kerja BNNK Lumajang cukup luas, meliputi Kabupaten Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. (Hafid)

Comments are closed.