List/Grid

Politik & Pemerintahan Subscribe to Politik & Pemerintahan

Gubernur Akan Pertemukan Semua Pihak

Gubernur Jawa Timur, Sukarwo, akhirnya mengundang eksekutif, legislatif dan Ormas hari Minggu, 23 Januari 2011 besok untuk memperbincangkan kemelut yang mengganggu pemerintahan di Jember.

Pimpinan DPRD Akhirnya Temui Pendukung MZA Djalal

Puluhan pendukung bupati non aktif MZA Djalal hari ini kembali mendatangi gedung DPRD Jember.

Ormas Islam Terpancing Molornya Pembahasan RAPBD

Molornya pembahasan RAPBD memancing reaksi keras dari kalangan Ormas islam. Salah satunya Pengurus Daerah Muhammadiyah Jember. Menurut Ketua Pemuda Muhammadiyah Jember, Dima Ahyar, molornya pembahasan RAPBD menyebabkan situasi di Jember… Read more »

BK DPRD Tentukan Satu Tim Ahli Lagi

Badan Kehormatan DPRD Jember hari ini kembali menggelar rapat untuk menentukan satu tim ahli untuk menyelesaikan kemelut di tubuh DPRD Jember dan mempercepat pembahasan RAPBD 2011. Menurut Wakil Ketua Badan… Read more »

SOKSI Ancam Duduki Gedung Dewan

Elemen Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Kamis siang mengeluarkan pernyataan sikap. Tampaknya Agus Sakera dari elemen SOKSI gerah dengan munculnya gerakan pro dan kontra penunjukan Penjabat Bupati Jember, Tedy… Read more »

BK Berupaya Keras Tuntaskan Kemelut DPRD

Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember tengah berupaya menuntaskan kemelut internal DPRD Jember dengan menghadirkan tim ahli.

Petani Gumukmas Surati Pemkab

Sejumlah petani di sekitar lokasi klep Getem, Kecamatan Gumukmas, menulis surat kepada Pemkab Jember.

Pendukung MZA Djalal Akan Gelar Unjukrasa

Setelah sempat beberapa hari mereda, situasi politik Kabupaten Jember kembali memanas. Sebab ancaman unjuk rasa besar-besaran terus bermunculan.

Surat Pertimbangan Cukup Lewat BANMUS

Surat pertimbangan DPRD Jember terkait penunjukan penjabat bupati Jember cukup melalui rapat BANMUS.

Kegiatan Badan Kehormatan DPRD Terancam Lumpuh

Kegiatan Badan Kehormatan DPRD Jember terancam lumpuh setelah pimpinan DPRD Jember mendisposisi dua pengaduan yang dilayangkan 29 anggota dewan pendukung bupati non aktif MZA Djalal dan pengaduan Forum Komunikasi LSM.