List/Grid

Archive: Page 1498

Puluhan Rekening Guru Dibobol

Puluhan rekening BNI ’46 guru bersertifikasi dibobol dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Rekening 2700 Guru Ternyata Diblokir

Menyusul kasus pembobolan rekening BNI guru bersertifikasi, Kepala Cabang BNI Jember, Nur Asni, akhirnya menyampaian klarifikasi.

Fraksi Pendukung MZA Djalal Dimintai Keterangan

Badan Kehormatan DPRD Jember hari ini berencana menggelar rapat untuk meminta keterangan empat fraksi pendukung bupati non aktif MZA Djalal.

Tiga Anggota DPRD Diperiksa Sebagai Saksi

Tiga anggota DPRD Jember, Yakni Eko Purwanto (Partai Demokrat), Evi Lestari (Partai Amanat Nasional) dan Agus Sofyan (PDI Perjuangan) hari ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus pelemparan aspak dan perusakan meja DPRD Jember.

PN Undang Anggota DPRD Tergugat Kasus Class Action

Pengadilan Negeri (PN) Jember akhirnya mengundang seluruh anggota DPRD Jember  tergugat kasus class action.

Banyaknya Ikan Berbahan Kimia Harus Ditindaklanjuti

Ketua Pokmaswas Nelayan Puger, Mohammad Edi Susanto, hari ini bertemu Ketua YLAK, Abdil Furqon, untuk menindaklanjuti dugaan banyaknya ikan berbahan kimia di kawasan Puger.

Jember Layak Jadi Pemkot dan Pemkab

Tim inisiator pembentukan Pemerintah Kota Jember hari ini menggelar kegiatan lokakarya rencana pembentukan Pemerintah Kota Jember di rumah makan Prambors di Jalan Panjaitan Jember.

Tidak Ada CPNS Yang Gugur Pemberkasan

BKD menepis adanya peserta CPNS yang gugur dalam pemberkasan. Menurut pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Joko Santoso, pengguguran itu bukan wewenang Pemkab Jember tetapi Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Seluruh hasil… Read more »

PMI Tambahan Satu Ambulance dan Bus

Tahun ini Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember menargetkan penambahan satu unit ambulance dan satu bus untuk program donor darah di desa-desa. Saat ini PMI Cabang Jember memiliki tiga unit kendaraan keliling.

Dinas Pendidikan Soroti Guru Indisipliner

Kasus-kasus indisipliner di kalangan pendidik mendapat perhatian serius Dinas Pendidikan. Bahkan Kepala Bidang TK SD Dinas Pendidikan, Jumari, mengakui banyak alasan alasan klise yang dikemukakan guru sehingga mereka melakukan indisipliner.