Polres Jember Bubarkan Pengajian Tolak Kenaikan BBM

Kapolres Jember, AKBP Jayadi, menyatakan pengajian akbar yang dihadiri ribuan jamaah itu sengaja dibubarkan, karena tidak mengantongi ijin. Selain itu ada sekelompok Masyrakat yang menolak acara itu, karena dikhawatirkan menimbulkan konflik horizontal.

Salah seorang pengurus Hizbut Tahrir Indonesia, HTI Abu syifa’ mengakui belum mengantongi ijin dari Polres Jember, dan Kepala Desa Wirowongso-Ajung.

saat akan meminta ijin, kepala desa sedang bepergian keluar kota. meski Dibubarkan Polisi, Hizbut Tahrir Indonesia sempat penggelar pengajian singkat, tentang penolakan kenaikan harga BBM.

Agar tidak menimbulkan konflik, panitia akhirnya menghentikan pengajian, atas permintaan Polisi. [fathul]

Comments are closed.