Warga Akhirnya Bebaskan Polisi Perairan Puger

Penyanderaan dilakukan warga karena keduanya dinilai melindungi nelayan asal Kabupaten Banyuwangi yang meracun ikan hias di kawasan Nusa Barong. Warga Watu Ulo, Surito, menyatakan sekitar dua bulan lalu dua warga Watu Ulo ditangkap polisi karena mencari ikan dengan menggunakan kompresor dan racun atau potasium. Namun saat ada tiga nelayan asal Banyuwangi yang jelas-jelas mencari ikan hias dengan cara yang sama, justru dilakukan pembiaran oleh polisi perairan.

Jumat petang ratusan warga Watu Ulo kemudian menangkap sendiri tiga nelayan Banyuwangi dan menyandra Kasatpol Air, AKP Nur Mahfud, dan anggotanya BRIGPOL Yerry, di rumah Kepala Dusun Watu Ulo.

Kapolres Jember AKBP Jayadi, menyatakan polisi yang disandra akhirnya dilepas warga setelah permintaan agar dua warga Watu Ulo yang ditahan di Lapas Jember diubah statusnya menjadi tahanan kota.

Meski demikian, sama seperti tiga nelayan asal Banyuwangi, mereka tetap diproses secara hukum karena melanggar undang-undang tentang konservasi sumber daya alam kelautan.

Pantauan Prosalina FM Jumat malam, selain menyandra dua polisi perairan, ratusan warga juga merusak sepeda motor milik BRIGPOL Yerry yang dinilai melindungi nelayan asal Banyuwangi tersebut. (Fathul)

Comments are closed.