Jembatan Penyebarangan di Jalan Gajahmada Dinilai Sia-sia

Salah seorang warga jalan Diponegoro, Imam Irianto, menganggap pembangunan jembatan penyeberangan sebenarnya harus melakukan kajian teknis yang matang, bukan hanya berorientasi bisnis saja. Sebenarnya disitu cukup jembatan penyeberangan di jalan raya Sultan Agung, sekitar Jompo, yang memang dianggap efektif.

Beberapa ruas jalan yang sebenarnya butuh jembatan penyeberangan diantaranya jalan Trunojoyo dekat Pasar Tanjung. Disitu setiap hari padat pejalan kaki, namun arus kendaraannya sangat padat sehingga sulit menyeberang. Untungnya masih ada trafic light, jika tidak maka akan terjadi banyak kecelakaan. Apalagi kendaraan yang lewat di situ rata rata sering melanggar trafic light.

Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan, I Putu Budiada, mengakui volume kendaraan di jalan Trunojoyo sangat padat, sehingga warga yang akan menyeberang pun sangat kesulitan. Terkait perlu tidaknya jembatan penyeberangan harus ada kajian secara teknis sehingga benar-benar tepat sasaran.

Comments are closed.