Oknum LSM dan Wartawan Intimidasi Kepala Sekolah

Kepala SDN Kalisat 2, Sumiharjo, mengaku sempat menyetujui pembelian genteng kepada oknum LSM seharga 1,5 juta rupiah per seribu genteng. Tetapi karena kwalitasnya jelek, maka ia menolak pembelian genteng tahap berikutnya. Sebagai kompensasinya, oknum LSM itu justru meminta komisi 200 ribu rupiah per seribu genteng yang dibelinya dari selain LSM tersebut.

Karena menolak memberikan kompensasi, oknum LSM dan wartawan mingguan itu menuliskan dalam berita di media koran mingguannya dan mendesak Kepala Dinas Pendidikan Jember memecat dirinya dari jabatan kepala sekolah.

Senada dengan Sumiharjo, Kepala SDN Ajung 6 Kalisat, Sutrisno, juga mengakui adanya oknum LSM yang memaksa membeli barang kebutuhan rehab sekolah dengan mencatut nama kepala dinas maupun kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kalisat.

Karena empat kepala sekolah kompak tidak membeli barang dari mereka, oknum LSM dan wartawan itu justru mengirimkan SMS yang intinya akan melaporkan kepada Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum bahwa barang kebutuhan rehab yang dibeli oleh sekolahnya tidak sesuai spesifikasi yang semestinya.

Sutrisno yakin praktek intimidasi serupa juga banyak terjadi di sekolah lain di luar Kecamatan Kalisat.

Informasi yang dihimpun Prosalina FM menyebutkan, selama tahun 2012 ini terdapat 135 sekolah menerima bantuan sosial, mulai dari 100 juta hingga 400 juta rupiah. Fathul

Comments are closed.