Pemasangan Traffic Light Baru di Kaliwates, Dikeluhkan

 Kesannya, pembangunan Traffic Light tersebut untuk kepentingan Perumahan, padahal dengan adanya Traffic Light justru membuat macet kawasan tersebut.
    Sementara Warga Jenggawah, Nur Ahsin, mengkhawatirkan ambruknya Jembatan di sana, menurut Nur Ahsin, Jembatan yang sudah berusia puluhan tahun itu, diperkirakan tidak akan mampu menyangga puluhan kendaraan bermotor yang berhenti saat lampu merah menyala, apalagi, tembok pembatas Jembatan sudah banyak yang retak.
    Dia meminta, Pemkab mengkaji ulang keberadaan Traffic Light itu, karena membahayakan………….(ely-02-nur ahsin).
    Kepala Dinas Perhubungan, Juwarto, yang dikonfirmasi menegaskan, bahwa kondisi Jembatan masih aman dilalui oleh kendaraan penumpang, Dinas Perhubungan melarang keras kendaraan pengangkut barang melintas di sana.
    Juwarto juga membantah pembangunan Traffic Light hanya untuk kepentingan perumahan tertentu, rencana pembangunan Traffic Light di Kaliwates itu merupakan rencana lama sekitar tahun 2009, karena pertimbangan volume arus kendaraan.
    Sejauh ini, Dinas Perhubungan masih menerapkan 3 fase, karena sepinya kendaraan dari arah Perumahan maupun dari Jalan Imam Bonjol.
     Untuk mengurangi beban kendaraan di atas Jember, Dinas Perhubungan, kata Juwarto siap mengubah timer, atau pengatur waktu lampu.

Comments are closed.