Menurut salah seorang saksi mata, Asmu’i, sebelumnya sekitar jam 12 Senin malam, mahasiswa semester 4 itu, mendatangi rumah Amin, yang berlokasi tidak jauh dari sungai bedadung tersebut.
Dalam kondisi seperti mengalami gangguan jiwa, korban dengan membawa tas berisi laptop, dan mengalungkan handuk dilehernya, tiba-tiba keluar rumah.
Asmu’i dan beberapa warga lainnya, tahu kalau korban menerobos pagar sungai, dan melompat melalui semak-semak sisi sungai tersebut.
Seketika, warga langsung menyusuri semak-semak yang penuh pepohonan itu, namun korban tidak ditemukan, kecuali hanya ada handuk di sisi sungai milik korban.
Anggota keluarga korban, wahyudi, yang menerima kabar hilangnya korban, langsung datang ke lokasi kejadian.
Menurutnya, sejak korban pulang ke Sukosari Bondowoso Jumat lalu, sudah terlihat mengalami gangguan kejiwaan.
Pantauan Prosalina FM, hingga Selasa siang, upaya pencarian terus dilakukan, dengan melibatkan warga dan tim sar pecinta alam Universitas jember.(fathul)
