Massa Pendukung Calon Kepala Desa Curahlele-Balung, Terlibat Bentrok

Dua warga bernama Zulkifli dan Rusmini, yang terlukan akibat bentrok itu, dilarikan ke Rumah Sakit Balung, untuk Perawatan dan Visum Dokter.
    Sedangkan warga yang diduga melakukan aksi pemukulan, masih dalam penyelidikan Polisi.
    Menurut salah seorang warga, Muhsin, bentrok terjadi bermula dari aksi konvoi, ratusan pendukung Haji Sidik, Calon Kades yang terpilih, pada PILKADES selasa kemarin.
     Saat melewati jalan depan Pondok Pesantren Mamba’ul Barokah, Dusun Karang Pakem Desa setempat, para peserta Konvoi terlibat main pukul, dengan Zulkifli, yang tak lain putra pengasuh PONPES tersebut.
     Zulkifli, adalah salah seorang tim sukses mudasir, yang kalah dalam PILKADES. Rusmini, warga setempat yang mengetahui Putra Kyai itu dipukul, dan berusaha melerai, justru menjadi sasaran pukul.
     Akibat aksi itu, ratusan warga pendukung Mudasir, langsung berkumpul dihalaman Pondok Pesantren Mamba’ul Barokah, untuk melakukan aksi balas dendam.
     Kapolsek Balung AKP Subagyo, yang berada dilokasi bentrok, akhirnya berhasil menenangkan warga, agar tidak melakukan aksi balas dendam, dan berjanji memproses kasus itu secara hukum.
     Menurutnya, bentrok terjadi karena kesalah pahaman, dan tersinggung akibat konvoi arak-arakan, merayakan hasil PILKADES. (fathul)
     
 

Comments are closed.