Acara Nikah Massal Diprotes

Menurut anggota Komisi A, Abdul Halim LSM Saur Sepuh protes, karena anggaran itu bukan untuk nikah massal, melainkan pencatatan nikah secara massal, atau isbat nikah, bagi mereka yang belum punya akte nikah.

Dalam data yang disampaikan LSM Saur Sepuh ke Komisi A menyebutkan, berdasarkan SK Bupati, target kegiatan perkawinan massal tahun 2013, adalah 3400 lebih kawin massal, 1700 lebih isbat nikah, dan 200 pasang yang menikah sirri.

Padahal anggaran 1 koma 3 milyar yang disetujui oleh Komisi A pada pembahasan APBD 2013, dana itu dipakai untuk isbat nikah, bukan untuk nikah massal.

Sementara Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kementrian Agama Kabupaten Jember, Abdullah, menyatakan tidak memiliki data terkait persoalan tersebut. Ia hanya diminta Dispenduk, untuk menikahkan salah satu pasangan calon penganten yang digelar Pemkab Jember.

Namun Abdullah mengakui, pada launching nikah massal yang digelar di Pendopo beberapa waktu lalu, memang ada pasangan yang baru menikah, dan ada yang isbat nikah.(Hafit)

LSM Saur Sepuh melayangkan protes terkait nikah massal yangg digelar Pemkab Jember di Pendopo beberapa waktu lalu. Mereka mengadu ke Komisi A DPRD Jember.

Menurut anggota Komisi A, Abdul Halim LSM Saur Sepuh protes, karena anggaran itu bukan untuk nikah massal, melainkan pencatatan nikah secara massal, atau isbat nikah, bagi mereka yang belum punya akte nikah.

Dalam data yang disampaikan LSM Saur Sepuh ke Komisi A menyebutkan, berdasarkan SK Bupati, target kegiatan perkawinan massal tahun 2013, adalah 3400 lebih kawin massal, 1700 lebih isbat nikah, dan 200 pasang yang menikah sirri.

Padahal anggaran 1 koma 3 milyar yang disetujui oleh Komisi A pada pembahasan APBD 2013, dana itu dipakai untuk isbat nikah, bukan untuk nikah massal.

Sementara Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kementrian Agama Kabupaten Jember, Abdullah, menyatakan tidak memiliki data terkait persoalan tersebut. Ia hanya diminta Dispenduk, untuk menikahkan salah satu pasangan calon penganten yang digelar Pemkab Jember.

Namun Abdullah mengakui, pada launching nikah massal yang digelar di Pendopo beberapa waktu lalu, memang ada pasangan yang baru menikah, dan ada yang isbat nikah.(Hafit)

Comments are closed.