Puluhan Pedagang Buah Pasar Sabtuan Soal Rencana Penggusuran oleh Pemprov Jatim

Menurut perwakilan pedagang kaki lima, Hari Prigel Siswanto proyek pembangunan pagar itu didanai Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi.

Para pedagang keberatan jika penggusuran dilakukan tanpa ada lahan pengganti. Apalagi para pedagang diusir paksa dan sempat diancam oleh preman yang tidak dikenal agar segera membongkar lapaknya.

Sementara itu menurut Direktur Pelaksana Proyek pembangunan pagar CV Generasi Wijaya, Siswono membantah ada penggusuran dan meminta jasa preman untuk mengusir pedagang.

Siswono menegaskan,  proyek pembangunan pagar sepanjang 280 meter di lahan milik Dinas Peternakan Pemrov Jawa Timur akan tetap dilanjutkan karena pihaknya hanya diberi waktu  90 hari. Karena ada penolakan dari para pedagang akhirnya ia memilih untuk menghentikan proyek sementara sampai ada solusi atas nasib para pedagang kaki lima itu.

Siswono meminta pihak pemerintah daerah menengahi persoalan ini karena lahan yang dipergunakan untuk berjualan adalah milik Pemprov.
(Ulung)
 

Comments are closed.