Menurut Sekretaris BPBD Jember, Andriyanto, hasil pengecekan bidang kedaruratan BPBD Jember ada 15 titik atau desa mengalami krisis air bersih. Karena itu, BPBD mengirimkan bantuan suplai air bersih ke daerah yang sangat membutuhkan seperti Desa Silo Kecamatan Silo, Dusun Calok Desa Arjasa, Desa Panduman dan Desa Suco Pangepok Kecamatan Jelbuk.
Hal senada dipaparkan Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Jember, Heru Widagdo. Heru menjelaskan hingga saat ini suplai air bersih belum mencukupi karena keterbatasan sarana dan prasarana.
Pengiriman bantuan air bersih itu bekerja sama dengan PDAM Jember menggunakan skala prioritas. Prioritas pertama distribusi air bersih adalah daerah yang memiliki jarak mendapatkan air bersih lebih dari 1 kilometer. Selain dengan PDAM, BPBD juga bekerjasama dengan Dinas PU Cipta Karya dan BNBP untuk membangun fasilitas air bersih sehingga ke depan tidak adalagi krisis air bersih. Selain itu, untuk mengantisasi krisis jangka panjang, harus ada partisipasi masyarakat untuk melakukan penghijauan. (Hafit)
