Menurut koordinator aksi, Mulyadi, aksi sosial penggalangan dana ini dilakukan setelah kondisi keluarga Suciati diberitakan Prosalina FM.
Sejak dua tahun lalu, keluarga Suciati tidak mampu membiayai operasi kanker payudaranya yang sudah masuk stadium akhir. Apalagi, anak Suciati selama 10 tahun hanya berbaring di atas tempat tidur dan suaminya bekerja sepagai pedagang es keliling. Sementara kepedulian warga sekitar juga sangat minim, sehingga Suciati hanya bisa tergolek lemah dengan pengobatan seadanya.
Aksi penggalangan dana ini akan dilangsungkan hingga minggu mendatang dan dana yang didapatkan langsung diberikan kepada keluarga Suciati.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jember, Ayub Junaidy mengarahkan para aktivis GMNI langsung mengurus administrasi persyaratan warga miskin ke kelurahan, agar Suciati bisa berobat gratis di rumah sakit. Bahkan Ayub siap memberikan memo kepada keluarga Suciati, sehingga bisa digunakan sebagai dasar rujukan ke rumah sakit.
Ayub juga meminta kepada Pemkab Jember menggencarkan sosialisasi akses layanan kesehatan gratis kepada masyarakat miskin yang anggarannya mencapai 10 milyar lebih. Apalagi, pada saat perubahan anggaran kemarin masih terserap 50 persen. (Ulung)
