Diskop UMKM Siap Bantu Bulog Jual Kedelai Petani

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM  Kabupaten Jember, Mirfano, setelah Wakil Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Jember, Priyono, mengaku kesulitan menjual kedelai milik petani yang dipasok ke Bulog.

Kepada Prosalina FM, Mirfano menyatakan pihaknya saat ini memiliki  sekitar 1.500 koperasi. Beberapa diantaranya fokus  mengurusi pengrajin tahu tempe. Dari data yang dihimpun oleh Dinas Koperasi, para pengrajin tahu tempe justru kesulitan untuk mendapatkan stok kedelai lokal. Sehingga mereka lebih memilih kedelai impor yang selalu ada saat dibutuhkan.

Jika Bulog mau bekerja sama dengan Dinas Koperasi, para pengrajin tahu tempe tidak akan kesulitan mencari stok kedelai lokal. Apalagi tempe yang dibuat dari kedelai lokal lebih gurih karena baru. Sedangkan kedelai impor biasanya dipanen 2-3 tahun lalu.

Informasi yang dihimpun Prosalina FM menyebutkan, saat ini Bulog sudah membeli 19 ton kedelai petani Jember. Namun hingga kini, belum terdistribusikan kepada para pengrajin tahu tempe. (Ulung)
 

Comments are closed.