Dokter RSD dr. Soebandi Sekolah dengan Anggaran 1,1 Milyar dari APBD

Sebelumnya, Komisi D Dprd Jember menunda pembahasan RAPBD RSD dr. Soebandi karena ada perbedaan anggaran sebesar Rp. 2 milyar antara yang tertuang dalam buku besar dengan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Dalam buku besar, tertulis anggaran Rp. 56 milyar, namun dalam RKA tertulis Rp. 58 milyar.

Hingga Senin sore, sidang pembahasan RAPBD dengan pihak RSD dr.  Jember masih berlangsung dan tertutup. Menurut Ketua Komisi D DPRD Jember, Ayub Junaidy, Komisi D DPRD Jember meminta pihak RSD dr. Soebandi memperbaiki RKA, sehingga usulan anggarannya sama dengan yang tertuang dalam buku besar. Begitu alokasi anggaran sesuai, rapat pembahasan APBD 2014 di Komisi D DPRD Jember dibahas kembali.

Ayub menjelaskan ada perkembangan baru dan bagus dari RSD dr. Soebandi, yaitu munculnya anggaran peningkatan kemampuan dokter ahli senilai Rp. 1,1 milyar. Dengan anggaran ini, para dokter diharapkan bisa bekerja lebih profesional dan mengedepankan kepentingan pasien yang telah menyekolahkan mereka.

Selain itu, dalam RKA ada pembelian alat pemasang ring jantung penderita penyakit jantung koroner senilai Rp. 17 milyar sesuai usulan Komisi D. Sebelumnya, pemasangan ring penderita jantung koroner selalu dilakukan di Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya. Dengan adanya pembelian tersebut, maka pemasangan ring bisa dilakukan di Jember. (Hafit)

Comments are closed.