Hal ini disampaikan Dahlan dalam dialog interaktif bersama mahasiswa Universitas Jember, Selasa siang di Gedung Soetardjo dengan tema “Entrepreneurship Dalam Pengembangan Pangan Alternatif”.
Menurut Dahlan, saat ini petani tebu di Indonesia banyak yang mengalami kerugian karena hujan terjadi hampir setiap saat dalam satu tahun, yang berakibat turunnya rendemen tebu.
Dahlan yakin Universitas Jember bisa mengembangkan tebu tahan basah, karena Universitas Jember sudah menemukan bibit transgenik yang tahan tumbuh pada lahan kering. Ia langsung meminta Direktur PTPN X yang hadir di Gedung Soetardjo membantu pendanaan Universitas Jember sehingga penelitian yang dilakukan yang dilakukan lebih maksimal.
Sementara itu Rektor Universitas Jember, Mohammad Hasan menegaskan bahwa Universitas Jember berkomitmen untuk memberikan sumbangsih bagi perkembangan dan kemajuan Indonesia.
Sejumlah pengembangan yang saat ini dilakukan Universitas Jember adalah, tebu tahan lahan kering, beras cerdas berbahan singkong, dan beberapa produk unggulan lainnya.
Pantauan Prosalina FM, acara dialog berlangsung meriah karena dihadiri ribuan mahasiswa dan disambut dengan Reog dan Tari Petik Kopi ciptaan Universitas Jember. (Ulung)
