Anak yang Aniaya Ibu Kandungnya Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara

Menurut Kepala Humas Pengadilan Negeri Jember, Iwan Hari Winarto, Ahmad Syaifudin terbukti melanggar Pasal 44 Undang-Undang KDRT, tentang penganiyaan dalam lingkup rumah tangga.

Majelis hakim pengadilan negeri jember bermaksud menjatuhkan hukuman lebih tinggi terhadap terdakwa, Namun sang ibu meminta majelis hakim supaya anaknya dihukum seringan-ringan-nya. Ibu kandungnya menyatakan sudah memaafkan anaknya.

Iwan menyatakan, korban nekat menganiaya ibunya karena menganggur dan sering ditegur. Ibunya menasehati supaya terdakwa bisa bekerja apa saja yang penting halal.

Dalam persidangan, ahmad syaifudin menyatakan masih pikir-pikir terhadap putuisan majelis hakim Pengadilan Negeri Jember. Ia mengaku kapok dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Sementara Jaksa Penuntut Umum, Rahmad Hambali juga menyatakan pikir-pikir dan menunggu sikap dari terdakwa. (Hafit)
 

Comments are closed.