Bayi perempuan yang masih ada tali pusarnya itu, ditemukan sekitar jam 10 pagi saat Hariyadi melintas di tepi sungai untuk memburu biawak. Mengetahui seekor biawak memakan bayi itu, ia langsung mengajak warga sekitar mengevakuasi bayi yang diperkirakan lahir tiga hari yang lalu tersebut. Warga bersama polisi kemudian membawa bayi yang diduga dibuang oleh ibu kandungnya karena hasil hubungan gelap itu, ke kamar mayat RSD dr. Soebandi.
Kasubag Humas Polres Jember, AKP Edy Sudarto, mengaku masih meminta visum dan otopsi medis dokter RSD dr. Soebandi terhadap bayi perempuan tersebut. Polisi juga sedang memeriksa saksi-saksi, termasuk pemburu biawak bernama Hariyadi yang pertama kali menemukan bayi, untuk mengetahui pelaku pembuangan bayi tak berdosa itu.
Informasi yang dihimpun Prosalina FM menyebutkan, Hariyadi yang sedang memburu biawak sempat mengetahui tiga ekor biawak di sisi sungai yang diincar akan ditangkap. Seekor biawak diantaranya menepi dengan menggigit bayi perempuan yang masih lengkap dengan tali pusarnya tersebut. (Fathul)
