Raperda RTRW Ternyata Masih Sisakan Polemik Tambang

Wakil Ketua DPRD Jember, Miftahul Ulum menyatakan, karena tarik-menarik soal tambang, perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Jember diprediksi tidak akan tuntas di tahun 2013.

Menurut Wakil, Pemkab ingin agar potensi tambang dicantumkan, sedangkan DPRD Jember berkomitmen untuk tidak menjadikan tambang sebagai prioritas pembangunan Jember hingga 20 tahun mendatang. Beberapa kekurangan lain, antara lain adanya perombakan pasal yang tidak sesuai antara raperda RTRW dengan RPJP, sehingga perlu ada perbaikan isi.

Ulum membantah, jika lambannya pembahasan raperda RTRW, terhambat oleh tidak lengkapnya pimpinan DPRD Jember saat finalisasi raperda, karena yang paling mempengaruhi tidak selesainya raperda adalah tarik menarik pencantuman tambang.

Saat Prosalina FM mewawancarai Ulum pada tanggal 14 September 2013, Ulum menyatakan raperda RTRW sudah dalam tahap finalisasi untuk menyamakan persepsi terkait pasal-pasal yang ada dan materi yang akan dimasukan dalam lampiran. Ulum mencontohkan, tidak masuknya persoalan olahraga, seni dan budaya dalam draf lampiran. (Ulung)

Comments are closed.