BI Jember Musnahkan Rp. 1,3 Triliun Uang Tidak Layak Edar

Menurut Deputi Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Jember, Dwi Suslamanto, berdasarkan penilaiannya memang tidak layak edar untuk dijadikan alat transaksi. Oleh sebab itu, uang yang sudah tidak layak edar diberi tanda khusus bahwa uang itu tidak berharga, dan langsung dimusnahkan dengan alat milik BI.

Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah uang yang dimusnahkan oleh Bank Indonesia di Jember, naik dari sebelumnya yang hanya Rp. 960 milyar. Meningkatnya uang tidak layak edar itu, menurut Dwi, menunjukkan bahwa tingkat perputaran uang di masyarakat juga meningkat.

Meski demikian, Bank Indonesia Perwakilan Jember, terus mensosialisasikan tentang pentingnya merawat uang kertas kepada masyarakat, salah satunya dengan cara menyimpan uang tidak dilipat. (Fathul)
 

Comments are closed.