3 Tahun Jadi TKI, Warga Arjasa Tidak Diketahui Keberadaannya

Suami dan keluarganya sudah beberapa kali menanyakan kepada perusahaan yang memberangkatkan, PT Mapan Samudra di Jember, namun tidak pernah ada jawaban pertanggungjawabannya.

Suami Diana, Juprianto, mengaku sejak berangkat akhir tahun 2011 lalu, tidak pernah bisa komunikasi dengan istrinya, dengan alasan dilarang agensi dan majikannya di Malaysia. Sejak dua tahun setelah bekerja, ia kembali menanyakan kepada Aini, staf perusahaan PT Mapan Samudra, dijanjikan akan segera dipulangkan, namun hingga kini tidak juga dipulangkan.

Juprianto bersama semua keluarga yang mendatangi rumah pengelola PT Mapan Samudra di Gebang, menuntut pertanggungjawaban agar memulangkan Diana ke Jember secepatnya.

Sementara itu pengelola PT Mapan Samudra, Sujiati, di hadapan Juprianto dan keluarganya, secara mengejutkan menyatakan bahwa Diana sudah kabur dari majikannya, sejak dua bulan bekerja di Malaysia. Biasanya menurut Sujiati, TKI kabur bersama seorang laki-laki.

Sujiati mengaku sudah memerintahkan stafnya, agar menyampaikan kepada keluarga Diana bahwa Diana kabur dari tempat kerjanya, namun ternyata kabar itu tidak sampai kepada keluarga Juprianto. (Fathul)

Comments are closed.