Pemkab Jember Setujui Permohonan Aset dari STAIN dan IKIP PGRI Jember

Menurut Ketua STAIN Jember, Profesor Babun Suharto, permohonan hibah itu dilakukan agar STAIN bisa berubah menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

Syarat yang harus dipenuhi adalah jumlah program studi, jumlah mahasiswa dan luas lahan kampus, minimal 15 hektar. Meski persyaratan lain sudah terpenuhi, namun STAIN saat ini hanya memiliki lahan seluas 13,5 hektar.

Sementara menurut Asisten 1 Pemkab Jember, Sigit Akbari, Bupati MZA Djalal sudah menyetujui permintaan hibah tersebut. Namun, pelepasan lahan yang menjadi aset Pemkab Jember, harus dilakukan dengan persetujuan DPRD Jember. Tanah yang diberikan adalah tiga bidang tanah bekas bengkok Kelurahan Antirogo.

Sedangkan Ketua Komisi A DPRD Jember, Mohammad Jufriadi, komisinya setuju atas rencana pelepasan aset itu. Namun persetujuan itu tdiak cukup di Komisi A, melainkan harus melalui rapat paripurna. (Hafit)

Comments are closed.